Hari ini, Laut Indonesia Masih Rawan untuk Berlayar
Senin, 21 Mei 2007 | 08:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) memperkirakan kondisi laut di sejumlah wilayah Indonesia masih rawan untuk pelayaran. Alasannya, Badan memperkirakan gelombang di Samudera Indonesia pada hari ini lebih tinggi dari pada kemarin. "Tingginya diperkirakan mencapai 2,5 meter," kata Petugas Piket BMG, Ida di Jakarta Senin (21/5).
Ida tak bisa memastikan apakah gelombang tinggi di lautan lepas itu juga mempengaruhi ketinggian ombak di sepanjang pantai laut selatan. "Kemungkinan kondisi untuk pelabuhan Merak aman. Sedangkan untuk wilayah Pelabuhan Ratu dan pangandaran diperkirakan ombak masih tinggi, tapi tidak setinggi kemarin," tuturnya.
Badan Meteorologi dan Geofisika Maritim Tanjung Priok juga memperkirakan ketinggian ombak di sepanjang pantai selatan pulau Jawa dan Bali masih setinggi kemarin. "Ketinggiannya diperkirakan masih berkisar 2 hingga 4 meter," kata Petugas BMG Maritim Tanjung Priok, Yudi Suryadarma.
Yudi mengatakan bahwa ketinggian ombak tersebut masih dipengaruhi oleh akumulasi pertemuan gelombang selatan dan timur. Gelombang selatan dipengaruhi oleh angin dari Australia, dan gelombang timur dipengaruhi angin dari Maskari, Afrika Selatan. "Kondisi itu pun masih dipengaruhi oleh air pasang maksimal di sepanjang Jawa hingga Sumatera," ujarnya.
Menurut Yudi, kondisi ombak tersebut masih berbahaya bagi para nelayan, termasuk kapal-kapal tongkang.
Wahyudin Fahmi





