Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Puluhan Pelajar Unjuk Rasa di Pengadilan
Senin, 21 Mei 2007 | 12:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar 50 pelajar dari SMA Plus PGRI Cibinong, Kabupaten Bogor, memadati gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pelajar-pelajar ini mengenakan jas biru muda dan membawa poster yang antara lain bertuliskan: "Ujian Nasional tidak adil buat siswa," "UN langgar UU Sisdiknas".

Krisna, siswa kelas dua SMA tersebut mengatakan, kedatangan Mereka dalam sidang putusan ujian nasional ini sekaligus untuk belajar teknologi informasi. "Saya sekaligus belajar broadcasting," kata Krisna sambil memegang kamera mininya yang menyorot teman-teman yang sedang berorasi didepan PN Jakarta Pusat, Senin (21/5).

Wakil Kepala Sekolah SMA Plus itu, Suryawatiningsih, mengatakan kedatangan para siswa ke pengadilan sudah mendapatkan izin dari Kepala Sekolah dan Yayasan SMA Plus PGRI Cibinong. "Ini menjadi pelajaran untuk para siswa agar mengetahui seperti apa proses persidangan itu," katanya.

Pada prinsipnya, menurut Surya, sekolahnya tidak menolak pelaksanaan ujian nasional. Namun, dia menilai, terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan selama ini karena ujian nasional dijadikan satu-satunya syarat kelulusan bagi para siswa. "Ini yang tidak adil buat mereka," ujarnya.

Dalam orasi para siswa didepan PN yang berlangsung sekitar sepuluh menit, beberapa panitera mendatangi kerumunan siswa dan meminta mereka tidak berteriak-teriak karena akan mengganggu proses sidang lain yang sedang berlangsung. Setelah diingatkan, para siswa pun menghentikan orasi dan membubarkan diri dengan tertib.

RINI KUSTIANI

Dari Arsip Majalah TEMPO
Konversi 'Bukan untuk Konsumsi Publik'  | 21 Juni 2004
Demi Target, Nilai Disunat  | 21 Juni 2004
Ujian dengan Sejumlah Sponsor  | 12 Maret 2001
Ujian Negara 1986, Pokoknya Lulus | 11 Januari 1986
Tindak Pidana Sontek | 25 Juli 1992


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pengunduran Ujian Kesetaraan Dipertanyakan
Tunggu Kelulusan, Siswi SMA Dikeluarkan Karena Hamil
Ujian Kesetaraan Bebas Biaya
Ujian Kesetaraan Diundur
Jawa Tengah Menolak Ujian Nasional Sekolah Dasar
Kecurangan Terbanyak Terjadi Saat Distribusi Soal
Ujian Susulan Tak Menarik Siswa SMP
78 Siswa SMK Dhuafa Tak Bisa Ikut Ujian Susulan
Polisi Diminta Selidiki Dugaan Kecurangan Ujian di Solo
DPRD Padang Upayakan 78 Siswa SMK Dhuafa Ikut Ujian Susulan
> selengkapnya...

Referensi

Jalan Panjang Ujian Negara
Sebuah Hajat dengan Seribu Kebijakan

Website

Departemen Pendidikan Nasional

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk100325 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< May,2007>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data