Pimpinan Polri Belum Tahu Motif Penembakan Sesama Polisi

Selasa, 22 Mei 2007 | 13:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Kepala Kepolisian RI, Komisaris Jenderal M. Makbul Padmanegara mengaku belum mengetahui motif kasus penembakan polisi di Merauke, Papua. “Saya belum tahu penyebabnya. Saya baru tahu tadi pagi,” kata Makbul usai rapat kerja di kantor Dewan Perwakilan Daerah, Selasa (22/5).

Pelaku penembakan adalah Ajun Komisaris Rony Pasaribu, mantan Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Merauke. Sedangkan korbannya Brigadir Satu Hidayat, bekas anak buahnya di kesatuan yang sama.

Peristiwa tersebut berlangsung tadi pagi sekitar pukul 08.45 waktu Merauke. Setelah menembak mati Hidayat, Rony Pasaribu bunuh diri dengan menambak bagian kepalanya sendiri.

Peristiwa itu terjadi, kata Makbul, karena sulit melakukan pengawasan terhadap anggota polisi yang jumlahnya mencapai 400 ribu orang. Namun, mekanisme perekrutan sudah diperketat untuk meminimalisir pertistiwa brutal itu. “Tapi, kalau untuk mengawasi satu per satu tidak mungkin,” ujarnya.

Terkait kasus penembakan oleh polisi, menurut Makbul, polisi belum bisa menarik benang merah, karena diperlukan penelitian dengan berbagai lembaga terkait. “Hasilnya tentu tak bisa dalam waktu dekat,” katanya.

Desy Pakpahan

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: