Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Gelombang Pasang Masih Tinggi pada 5 Hari Mendatang
Selasa, 22 Mei 2007 | 15:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gelombang pasang tinggi di perairan pantai barat Sumatera, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur diperkirakan mulai menurun.

Kepala Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika, Sri Woro Harijono, mengatakan bahwa tinggi gelombang di wilayah tersebut diperkirakan berkisar antara 2-3 meter. "Masih lebih tinggi 1 meter dari rata-rata normal," katanya.

Gelombang itu, kata Sri, perlu diwaspadai karena masih berbahaya. "Nelayan dan masyarakat pesisir pantai kami himbau untuk hati-hati," katanya, Selasa (22/5).

Berdasarkan data Badan Metereologi dan Geofisika, sejak 22-26 Mei, ombak masih cukup mengancam bagi aktivitas pelayaran di sejumlah wilayah Indonesia.

Gelombang pasang disebabkan oleh gaya tarik antara matahari dan bulan terhadap bumi. Pada 17 Mei 2007, terjadi kedudukan matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu titik. "Gaya tarik ketiga benda planet ini menguat dan menyebabkan air laut pasang," katanya.

Selain itu, kata Sri, ada swell (alun) dari Samudera Hindia di sebelah barat Australia. Swell ini mempengaruhi tinggi gelombang di perairan Indonesia. Faktor ketiga yang menyebabkan gelombang tinggi adalah gelombang Kelvin.

Gelombang tersebut merupakan fenomena yang muncul empat kali dalam setahun, terutama pada musim peralihan, yaitu pada Mei-Juni, dan November-Desember. "Ketiga fenomena ini terjadi secara bersamaan sehingga mengakibatkan kenaikan tinggi muka laut hingga 6-7 meter," katanya.

Pramono


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kalimantan Tengah Butuh Alat Deteksi Gelombang Laut
Sudah Enam Hari Tak Ada Pelayaran ke Bawean
Tujuh Kapal Feri Dilarang Berlayar
Penyeberangan Bakauheni Akan Dijadwal Ulang
Penyeberangan Kapal Cepat Merak-Bakauheni Dihentikan
Kapal Boleh Angkut Barang Berbahaya
Kecelakaan Kapal Bisa Disengaja Untuk Asuransi
Semarang Berangkatkan Dua Kapal ke Kalimantan
Pengusaha Pelayaran Ancam Mogok Massal
Penumpang Kapal Pelni Turun 50 Persen
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk100428 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ryugyong Dibangkitkan dari Koma
Dua Desa di Kwamki Lama Kembali Bentrok
9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar

<< May,2007>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data