13 Juta Orang Indonesia Tak Bisa Membaca

Jum'at, 25 Mei 2007 | 11:31 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Jumlah warga Indonesia yang belum bisa membaca dan menulis mencapai 13 juta lebih. Mereka, menurut Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, terdapat di Jawa, Madura, dan Bugis.

Menteri Bambang mengungkapkan itu dalam diskusi pendidikan pemberantasan buta aksara di Yogyakarta hari ini. Menurutnya, jumlah warga yang buta aksara itu hanya bersisa 8,07 persen saja. "Pemerintah optimistis bisa menekekan sampai 5 persen pada akhir 2009," katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah buta aksara mengalami penurunan sejak 2000 lalu. Dari 205,6 juta penduduk, 18,18 juta atau 9,6 persen di antaranya buta aksara. Pada 2003 turun menjadi 15,41 juta atau 7,4 persen, seiring bertambahnya jumlah penduduk menjadi 213,6 juta.

Pada 2005 jumlahnya kembali menurun hingga 14,89 juta orang atau 6,59 persen dari 215,2 juta penduduk. Data terakhir pada 2006 menunjukkan jumlah tadi menurun kembali 12,88 juta atau 8,07 persen dari 218,7 juta penduduk.

Reh Atemalem Susanti

TOPIK






Komentar Anda

Kirim