|
Sejumlah Penyumbang Kampanye SBY-JK di Makassar Karyawan Adik Ipar Kalla
Jum'at, 25 Mei 2007 | 21:43 WIB
TEMPO Interaktif, Makassar: Sejumlah nama penyumbang kampanye SBY-JK diduga kuat banyak yang fiktif atau hanya mencatut nama orang lain. Setelah daftar nama penyumbang diteliti, ternyata puluhan nama-nama tersebut teridentifikasi sebagai karyawan dan direksi Bosowa Group.
Perusahaan yang memiliki sekitar 3.000 karyawan tersebut adalah milik HM Aksa Mahmud, adik ipar Wapres Jusuf Kalla.
Seorang profesional yang sempat berkerja selama belasan tahun di Bosowa yang diperlihatkan daftar tersebut memastikan nama-nama yang tercantum adalah pejabat direksi para karyawan Bosowa Group.
"Saya mengenal persis nama-nama dan alamat yang tercantum dalam daftar tersebut," kata pria mantan karyawan Bosowa yang menolak disebutkan namanya itu, Jumat (25/5).
Dia mengatakan dari daftar nama-nama tersebut beberapa di antaranya menjabat direksi pada anak-anak perusahaan Bosowa Group yang berbasis di Makassar itu.
Menurutnya, secara finansial tidak terlalu kaget jika beberapa pejabat direksi diperusahaan itu mampu menyumbang hingga Rp 100 juta.
Tapi, beberapa nama yang diketahui hanya sebagai menager dianggap cukup fantastis jika mampu menyumbang Rp 75 juta hingga Rp100 juta.
Dia curiga beberapa diantara para kayawan itu hanya dicatut namanya karena penyumbang perorangan dibatasi hanya Rp 100 juta per orang.
Secara terpisah Open ALif yang juga mantan karyawan Bosowa saat dikonfirmasi memang mengakui pernah menyumbang Rp 75 juta ke tim sukses SBY-JK pada 2004 lalu. "Saya hanya menyumbang ala kadarnya sebagai wujud dukungan orang Sulsel," katanya saat dia yang dihubungi via telepon rumahnya.
Seperti rekannya sesama mantan karyawan Bosowa yang juga sempat diwawancarai mengaku mengenali beberapa nama yang menyumbang sebagai karyawan perusahaan itu. Terutama beberapa nama yang hingga kini masih memegang jabatan penting di perusahaan tersebut.
Ketika hal ini coba dikonfirmasi ke Corporate Secretary Bosowa Group, Muslimin Salam juga membenarkan puluhan nama tersebut adalah karyawan dan direksi Bosowa.
"Mengenai besarnya sumbangan mereka silahkan cek sendiri yang bisa saya pasatikan bahwa pada saat mereka menyumbang disertai dengan tandatangan di atas materai," katanya.
Muslimin mengaku bukan pertama kalinya dikonfirmasi tentang daftar nama penyumbang tersebut karena sebelumnya juga telah ditanyai oleh akuntan publik yang mengaudit.
ABDUL MAKKAWARU
INDEKS BERITA LAINNYA :
|