Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Dana Kampanye Pasangan Yudhoyono dan Megawati Diduga Fiktif
Senin, 28 Mei 2007 | 14:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum, Didik Supriyanto menyebut adanya kemungkinan dana kampenye fiktif pada dua pasangan calon presiden yang bertarung pada putaran ke dua pemilihan presiden 2004. Dugaan itu pernah disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum, namun tidak pernah ditindaklanjuti.

Pasangan Megawati - Hasyim Muzadi diduga memiliki dana kampanye fiktif sebesar Rp 4,45 miliar. Sementara pasangan Susilo Bambang Yudhoyono - Jusuf Kalla sebesar Rp 1,65 miliar.

Didik mengatakan, dalam daftar penyumbang dana pasangan Megawati terdapat beberapa kenyataan yang tidak sesuai dengan data laporan ke KPU. Dia mencontohkan, adanya penyumbang dana yang beralamat fiktif, dan bahkan besarnya tidak sesuai dengan kenyataannya. Maryono (dalam daftar penyumbang tercantum nomor 415), dan Arsyad Kasmas, ditulis menyumbang Rp100 juta rupiah. "Padahal, kenyataanya cuma nyumbang Rp 10 juta," kata Didik, dalam jumpa pers, di rumah makan Darmint, Jakarta Selatan, Senin.

Dalam daftar penyumbang dana kampanye pasangan Yudhoyono - Kalla, panwaslu mensinyalir ada 13 perusahaan fiktif yang turut menyumbang. Alamat ketiga belas perusahaan tersebut, tidak ditemukan sesuai alamat yang tercantum.
Erwin Dariyanto

Dari Arsip Majalah TEMPO
Ketika Musim 'Keceh Duit' Tiba  | 20 April 1999
Tak Setuju Subsidi Satu Miliar  | 13 April 1999
Rp 1 Miliar untuk Partai, Kenapa Tidak? | 06 April 1999
Ayo, Rebut Dana Partai Rp 1,5 Miliar  | 06 April 1999
Dana Kampanye Calon Presiden  | 21 April 2003
Mahalnya Ongkos Menuju RI-1  | 31 Maret 2003
Berebut Rp 4 Triliun Uang Pemilu  | 24 Maret 2003
Hanyut Terbawa Mimpi | 09 September 2002
Dulu vw, sekarang sepeda motor | 11 Januari 1992


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Amien Rais Tak Gubris Permintaan Kalla
Bupati Temanggung : Koalisi Busuk Para Koruptor yang Ingin Saya Turun
Ribuan Masyarakat Temanggung Turun ke Jalan
SBY Minta Pemerintah Jelaskan Dana Kampanye
KPU Sumsel Bingung Soal Dana
KPU Negosiasi Harga dengan Akuntan Publik
Gus Solah Tidak Tahu Soal Dugaan Penyumbang Dana Kampanye Fiktif
KPU Jambi Belum Terima Laporan Dana Kampanye
PPP Butuh Rp 500 Miliar Lebih untuk Kampanye Presiden
KPU: Dana Kampanye Harus Diwaspadai
> selengkapnya...

Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk100771 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Panwas Lamongan Laporkan Pelanggaran Pilgub
Izin Operasi Riau Airlines Akan Dibekukan
Gambus Jawa
UNDP: Ingatkan Pemerintah Soal Pemekaran Daerah Otonom
Gedung DPR diancam Bom

<< May,2007>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data