Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Reformasi Militer Belum Sentuh Substansi
Selasa, 29 Mei 2007 | 14:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Yuddy Chrisnandi menilai, reformasi yang berlangsung di tubuh militer Indonesia dinilai belum menyentuh substansi. Politisi pratai Golkar ini melihat militer masih keberatan dengan supremasi hukum dan supremasi sipil.

"Misalnya terlihat dari pembahasan Undang-undang Peradilan Militer yang masih terkatung-katung," kata Yuddy dalam peluncuran bukunya yang berjudul Kesaksian Para Jenderal: Seputar Reformasi Internal dan profesionalisme TNI, di gedung MPR/ DPR.

Melalui wawancara dengan 25 jenderal militer termasuk presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Yuddy menyimpulkan militer belum menerima konsep supremasi sipil karena dinilai dapat mereduksi otoritas militer. TNI menganggap dirinya sebagai kekuatan utama negara sehingga tidak mudah tunduk kepada sipil.

Pengamat politik Sukardi Rinakit yang hadir sebagai pembicara mengatakan profesionalisme TNI tidak semata-mata mengenai kemampuan tembak menembak dan pertahanan. "TNI masih setengah hati mereformasi dirinya," katanya.

Hal senada disampaikan ketua Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Islam (PBHMI) Fajar Zulkarnaen. Menurut dia, pencabutan dwi fungsi TNI belum diimplementasikan secara nyata. "Baru sebatas wacana, tetapi belum diterjemahkan," katanya. Dikatakannya reformasi yang telah berlangsung selama 9 tahun berjalan lambat.

Aqida Swamurti


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Empat Anggota TNI Iskandar Muda Aceh ditahan
Gerak Jalan Bersama, Panglima Bantah Untuk Rekonsiliasi
Pengamatan Wilayah Indonesia Timur Belum Optimal
BUMN Strategis Siap Mendukung Sektor Pertahanan
Warga Tempati Tanah Milik TNI
Panglima TNI : Tugas “Sampingan” Pasukan Garuda Dapat Respon Positif
Imparsial: Pengangkatan Panglima TNI dan Kapolri Tak Usah Libatkan DPR
Yudhoyono: Perlu Ada Transparansi Kekuatan Militer
Ryamizard: TNI Sedang Diobok-obok

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk100863 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel
Hendarman Periksa Kepala Kejaksaan yang Loloskan David Nusa

<< May,2007>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data