Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Penembak di Serawak Belum Pasti Warga Indonesia
Jum'at, 08 Juni 2007 | 21:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Juru Bicara Departemen Luar Negeri Kritiarto Soeryo Legowo mengatakan bahwa status kewarganegaraan dari lelaki yang menembak lima orang di Distrik Song, Serawak Malaysia. "Konsulat kita di Kuching sedang memastikan kewarganegaraan lelaki tersebut," ucap Kristiarto saat dihubungi Tempo, Jumat malam (8/6).

Penembak itu bernama Nymb (36) kata Kristiarto telah tinggal di Serawak selama 20 tahun. "Dan selama itu dia beserta ibunya yang membawanya ke Serawak tidak pernah melapor ke KBRI," ucap Kristiarto. Oleh karena itulah selama Nymb oleh aparat berwenang setempat, pihak Konsulat RI terus memastikan apakah yang bersangkutan memang warga negara Indonesia.

Sebelumnya saat berada di Istana siang ini, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda juga mengatakan bahwa status dari penembak di Serawak ini sedang dipastikan. "Belum pasti apakah penembak itu memang WNI," ucap Hassan.

Penembakan yang dilakukan oleh Nymb ini telah mengakibatkan tewasnya lima orang tamu dalam acara tersebut. Mereka ialah Galau Ilu (27), Gram Goeorge (34), Simbun Ngindang (30) Meludai Emin (39), Pauilus Ilu (43).

Titis Setianingtyas

Dari Arsip Majalah TEMPO
TNI Pasca- Ambalat | 28 Maret 2005
Memilih Jalan Damai | 21 Maret 2005
Wilayah Maritim Tidak Ditentukan oleh Lobi Perusahaan Minyak | 14 Maret 2005
Malaysia Tak Bersikap sebagai Tetangga Baik | 14 Maret 2005
Tsunami Lebih Ramai | 14 Maret 2005
Ganyang Malaysia, Selamatkan Siti Nurhaliza | 14 Maret 2005
Memburu Emas Hitam | 14 Maret 2005
Datuk, di Laut Kita Adu gertak | 14 Maret 2005
Adu Gertak di Ambalat | 14 Maret 2005
Stambul Ambalat | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menhan: Malaysia 38 Kali Langgar Tapal Batas
Pemerintah Diminta Tegas terhadap Malaysia
Malaysia-Singapura Kurangi Asap Sumatera
Presiden Harapkan Kerja Sama Lebih Erat Dengan Malaysia
PM Malaysia Terima Penghargaan dari Indonesia
Malaysia Tawarkan Kerja Sama Peternakan
Presiden Terima Yang Dipertuan Agong Malaysia
Kerja Sama Pelayaran GAM-Malaysia Diserahkan ke Deplu
Presiden Tinggalkan Bukittinggi
Indonesia Tolak Tawaran Malaysia Eksplorasi Blok Ambalat
> selengkapnya...

Referensi

Panas Jakarta-Kuala Lumpur
Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau
Ladang Minyak yang Diperebutkan Dua Negara
Babak Baru Sengketa Negeri Serumpun
Perimbangan Kekuatan Indonesia-Malaysia
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk101600 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Eksepsi Burhanuddin Abdullah Ditolak
Partai Lolos Verifikasi Tak Punya Pengurus
Komandan Pasmar-1 Diganti Surabaya
Banjarmasin Kembali Langka Premium
Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang

<< June,2007>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data