close

Pemimpin Daerah Bertanggung Jawab Atasi Kebakaran Hutan dan Asap

Kamis, 14 Juni 2007 | 19:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan agar pemimpin daerah baik tingkat provinsi, kabupaten/kotamadya menjadi penanggung jawab jika terjadi kebakaran hutan dan asap di daerahnya masing-masing.

"Daerah juga harus secara dini mempersiapkan diri,"ujar Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat, Aburizal Bakrie usai Rapat Kabinet Terbatas bidang Penanganan Kebakaran Hutan, Kamis (14/6).

Identifikasi secara dini itu, ucap dia, Menteri Kehutanan akan meminjamkan 7 helikopter yang bisa membawa 3000-5000 air. Pemerintah, ucap Ical, akan menyediakan anggaran Rp 44 miliar untuk pencegahan kebakaran hutan dan Rp 100 miliar untuk penanganan kebakaran hutan. Daerah pertama yang akan ditangani adalah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Sementara itu Menteri Kehutanan MS Kaban menargetkan berkurang 50% hot spot. Sejak April, jelas dia, sudah mulai melakukan konsolidasi dengan daerah-daerah di Kalimantan Tengah. Juni tahun lalu terdapat 200 hot spot dan sekarang hanya 1 digit saja, hanya ada dua hot spot yang terdeteksi, yaitu di Riau dan Jambi.

"Itu ada Deklarasi Palangkaraya yang diprakarsai Gubernur dan itu melibatkan seluruh kepala daerah, kabupaten/kota. Di Jambi membangun partisipasi seluruh komponen kepala daerah." BADRIAH

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan