KBRI Panggil Majikan Ceriyati

Senin, 18 Juni 2007 | 15:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ivone Siew, majikan Ceriyati, memenuhi panggilan Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin. Sekitar pukul 11 waktu setempat ia tiba di kedutaan untuk diminta keterangan seputar penganiyaan yang dilakukannya terhadap Ceriyati.
“Dia mengakui telah menganiayanya,” kata juru bicara kedutaan, Eka A Suripto saat dihubungi Tempo, Senin siang.

Ceriyati adalah pembantu rumah tangga asal Poncol, Larangan-Brebes, Jawa Tengah yang berupaya kabur dari apartemen majikannya di Sentul, Kuala Lumpur, Sabtu lalu. Untuk keluar dari jendela lantai 15 apartemen itu, dia hanya menggunakan potongan kain yang diikat sehingga membuat geger masyarakat setempat.

Pemanggilan terhadap Siew, menurut Eka, juga dimaksudkan untuk menegosiasikan pembayaran gaji Ceriyati yang belum dibayarkan, serta kompensasi atas segala penderitaan yang dialami Ceriyati. “Pokoknya kami upayakan agar Ceriyati mendapatkan hak-haknya secara penuh,” ujar Eka.

Kondisi Ceriyati sudah jauh lebih baik begitu berada dalam perlindungan kedutaan sejak kemarin sore. Dengan bantuan sebuah radio swasta di Indonesia, Eka melanjutkan, Ceriyati telah berkomunikasi langsung dengan suaminya yang sehari-hari menjadi buruh tani di Brebes. “Suaminya meminta Ceriyati segera pulang,” ujar Eka. Sudrajat






Komentar Anda

Kirim