Penderita Demam Berdarah Diperkirakan 125 Ribu Orang

Rabu, 20 Juni 2007 | 07:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Kepala Subdirektorat Arbovirosis Departemen Kesehatan, Rita Kusriastuti memperkirakan jumlah penderita demam berdarah dengue akan mencapai 125 ribu orang hingga akhir Desember tahun ini. "Tahun 2006, diperkirakan ada 100 ribu orang terkena DBD, dan yang kena sekitar 105 ribu orang," katanya saat dihubungi Tempo.

Perkiraan itu, kata Rita yang belum lama dipindah menjadi Kepala Subdirektorat Malaria, diperoleh dengan menggabungkan data jumlah penderita sejak 10 tahun terakhir dengan data cuaca milik Badan Meteorologi dan Geofisika selama 10 tahun terakhir.

Menurut dia, besar kemungkinan jumlah penderita akan melebihi perkiraan tersebut. Saat ini jumlah penderita sudah mencapai sekitar 89 ribu orang. Sejak Juni 2007 hingga Maret 2008, tren penderita diperkirakan makin meningkat.

Peningkatan kasus, kata Rita, disebabkan berbagai faktor, terutama cuaca. Saat ini, Indonesia berada dalam musim kemarau basah. Semakin ada air menggenang, semakin banyak kasus DBD. "Apalagi, jentik nyamuk bisa bertahan hingga tiga bulan," katanya.

Selain itu, Rita melanjutkan, jumlah penduduk kian bertambah. Sampah pembuangan yang bisa menampung air juga akan meningkat. Departemen Kesehatan memperkirakan, sejumlah kota besar yang kepadatan penduduknya tinggi akan terjangkit demam berdarah. "Kami perkirakan, Jakarta paling tinggi. Dari tahun ke tahun, jumlah penderita di Jakarta mencapai antara sepertiga hingga separuh angka nasional," katanya. PRAMONO






Komentar Anda

Kirim