LIPI dan Jepang Gelar Loka Karya Soal Tsunami

Rabu, 20 Juni 2007 | 07:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) siang ini akan menggelar loka karya tentang hasil penelitian seputar gempa bumi dan tsunami.

"Selain untuk menajamkan kerjasama penelitian kegempaan, workshop ini juga akan mendiskusikan perkembangan mitigasi bencana di Asia," kata Deputi Bidang Ilmu Kebumian LIPI, Hery Hardjono dalam siaran pers yang dikirimkan ke Tempo.

Acara bertema "Indonesa-Japan Reseach Collaboration on Natural Disasters" ini rencananya akan dihadiri sejumlah pakar gempa bumi dan tsunami dari kedua negara. Sejumlah peneliti dari LIPI yang akan memaparkan kajiannya antara lain Dr Danny Himan, Dr Eko Julianto, Dr Adrin Tohari. Juga pakar dari Institut Tekhnologi Bandung, yaitu Dr Hasanuddin Z Abidin, Dr Afnimor, dan Dr Wahyu Triyoso.

"Dari Jepang akan datang sekitar 10 pakar gempa dan tsunami dari universitas ternama di sana yang dikoordinir oleh Deputi Director Advenced Science and Technology AIST, Dr Kenji Salake," katanya.

Hery menambahkan, kerjasama riset dengan para peneliti dari Jepang tersebut akan melingkupi lima bidang studi, yaitu studi deformasi kerak bumi di Jawa Barat dan Aceh, studi paleoseismologi di dataran SUmatra Barat, studi paleotsunami dan permodelan tsunami, gerakan tanah dan implikasinya pada aspek kegeoteknikan, serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Dwi Riyanto Agustiar

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: