Presiden Tinjau Penanganan Lumpur Lapindo
Minggu, 24 Juni 2007 | 20:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono rencananya akan turun lapangan untuk melihat langsung penanganan lumpur Lapindo pada Senin (26/6). "Presiden akan melihat langsung masalah ini," kata Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi saat dihubungi Tempo, Minggu malam (24/06).
Keputusan Presiden untuk turun lapangan ini, kata Sudi, diambil setelah mendengar laporan dan pemaparan dari semua pihak yang terkait dengan lumpur Lapindo. Laporan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang digelar hari ini di kediaman Presiden di Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Bogor. Korban lumpur Lapindo diwakili oleh 20 orang, dengan didampingi Emha Ainun Nadjib.
Adapun Presiden di dampingi oleh Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kumunikasi dan Informatika Sofyan Djalil, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Ketua Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo. "Setelah mendengar laporan secara kronologis, upaya penanganan, keadaan lapangan, keadaan korban, kendala serta hambatan lapangan, maka Presiden berencana untuk turun lapangan," ujar Sudi.
Perkembangan penanganan kasus lumpur Lapindo yang tersendat-sendat juga menjadi salah satu alasan keputusan tersebut. Selama ini, kata Sudi, kebijakan pemerintah sudah jelas. "Instruksi Presiden, aturan-aturan maupun keputusan lain tentang masalh lumpur Lapindo ini sudah jelas. Namun mengapa perkembanganya, seperti yang kita tahu, banyak menemui hambatan," kata Sudi.
Oleh karena itulah, malam ini Presiden beserta jajarannya akan membahas langkah-langkah untuk segera menuntaskan masalah Lapindo. "Presiden kemungkinan besar juga akan berkantor di sana,” kata Sudi tanpa memperjelas lokasi kantor sementara Presiden, apakah di Sidoarjo atau Surabaya.
Mengenai rencana Presiden untuk turun lapangan besok, Sudi juga masih belum bisa memastikan siapa saja dari pihak pemerintah yang akan ikut serta. Begitu pula dengan lokasi kunjungan, apakah akan langsung ke Sidoarjo atau ke Surabaya dulu. "Kita lihat saja besok," ujar Sudi mengakhiri sambungan telepon. Titis Setianingtyas





