Presiden Lihat Langsung Penanganan Korban Lumpur
Senin, 25 Juni 2007 | 13:28 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama beberapa hari mendatang akan berada di Surabaya untuk melihat langsung penanganan korban lumpur Lapindo Brantas. "Presiden hari ini akan ke Surabaya melihat secara langsung kondisi korban lumpur Lapindo," kata Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa, Senin(25/6), di Kantor Kepresidenan Jakarta.
Presiden Yudhoyono akan bertolak dari bandara Halim Perdana Kusuma sekitar pukul 14.00 WIB. Akan tetapi, Hatta belum dapat memastikan berapa lama Presiden Yudhoyono berkantor di Surabaya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan 14 perwakilan warga korban lumpur Lapindo, Minggu(24/6) malam lalu, bertemu Presiden Yudhoyono di Cikeas. Mereka mengeluh belum mendapatkan pembayaran ganti rugi atas tanah dan bangunan yang terkena lumpur Lapindo.
Menurut Purnomo, dari 522 kepala keluarga, 219 warga belum mendapat ganti rugi. Padahal mereka telah menyelesaikan persyaratan melengkapi sertifikasi dan dokumentasi atas aset mereka. "Jadi yang belum dibayar itu terkait masalah Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)," kata dia. Purnomo mengatakan sudah ada kesepakatan untuk menyelesaikan secara cepat pembayaran ganti rugi.
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Abu Rizal Bakrie mengatakan kunjungan Presiden ini merupakan bentuk kepedulian terhadap nasib korban lumpur Lapindo. "Kan boleh Presiden ke Surabaya," kata dia.
Akan tetapi, Ical, yang juga pemilik Group Bakrie, ini belum mengetahui apakah akan ikut menginap di Surabaya bersama Presiden Yudhoyono. Sutarto





