Majikan Ceriyati Dibebaskan
Selasa, 26 Juni 2007 | 22:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Siew Tan Kui alias Ivone Siew majikan Ceriyati, tenaga kerja wanita Indonesia melarikan diri karena disiksa, hari ini dibebaskan. Juru Bicara Kedutaan Besar Republik di Kuala Lumpur Malaysia Eka Ariyanto mengatakan bahwa pihaknya memang telah mendengar tentang pembebasan Ivone Siew.
"Kami memang telah mengetahuinya dari pemberitaan media. Tapi sepertinya kabar itu memang benar," ucap Eka saat dihubungi Tempo, Selasa malam (26/6). Pihak kepolisian Malaysia sendiri secara langsung masih belum memberitahukan hal itu kepada KBRI. Oleh karena itu, kata Eka, besok KBRI akan meminta penjelasan langsung dari aparat hukum setempat berkaitan dengan pembebasan Siew.
Berdasarkan pemberitaan media, Siew dibebaskan dengan memberikan uang jaminan. Berapa besar uanga yang dijaminkan untuk membebaskan Siew ini masih belum diketahui. "Kerana itu besok kami juaga akan mencari tahu berapa jumlah jaminan bagi kekebasan Siew," ucap Eka.
Walaupun KBRI mengaku sedikit kecewa dengan kenyataan ini, tapi tetap bisa memahaminya karena memang diperbolehkan oleh peraturan hukum setempat. Menurut Eka di Malaysia seseorang memang hanya bisa ditahan selama tujuh hari untuk proses pemeriksaan. Setelah tujuh hari orang tresebut bisa dibebaskan kalau parkaranya masih belum masuk ke pengadilan.
"Ivone Siew kan ditahan Senin yang lalu, jadi memang telah lewat tujuh hari. Mungkin saja dia malah telah dibebaskan kemarin," ucap Eka. Namun apapun yang terjadi, ucap Eka, pihak KBRI akan terus berjuang agar kasus Ceriyati bisa tuntas dan ditangani dengan seadil-adilnya. "Jangan sampai seperti kasus Nirmala Bonat yang terus terkatung-katung hingga sekarang," ucapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ivone Siew telah menyiksa Ceriyati TKW asal Indonesia yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga ditempatnya. Akibat tidak tahan dengan siksaan itu, Ceriyati lalau melarikan diri dengan cara keluar lewat jendela di lantai 15 Kondominium Tamarind-kediaman Siew- dengan menggunakan tali dari kain yang disambung-sambung.
Sampai di lanti 12 TKW asal Brebes tersebut tidak berani melanjutkan aksinya karena ketakutan dan panik. Posisinya yang menggantung disebuah tali menyedot perhatian penghuni kondominium yang kemudian melapor polisi. Ceriyati lalu diselamatkan oleh pemadam kebakaran dan polisi setempat.
Setelah itu TKW malang ini lalu ditempatkan di KBRI Kuala Lumpur. Kasusnya bahkan menarik perhatian pemerintah Malaysia dan kemudian dimasukkan dalam agenda rapat kabinet.
Saat ini Ceriyati telah berada di Indonesia dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Brebes. Dia dipulangkan sementara untuk bertemu dengan keluarganya sehingga mendapatkan suport yang memadai.
Titis Setianingtyas





