Aparat Keamanan Mengaku Kecolongan

Sabtu, 30 Juni 2007 | 13:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian RI mengaku kecolongan atas insiden pengibaran bendera RMS dalam peringatan Hari Keluarga Nasional di Ambon, Jum'at (29/6) pagi. Petinggi ke dua lembaga itu berjanji akan mengevalusi seluruh jajaran akibat insiden yang disaksikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.

"Memang ada ketidakcermatan, kelalaian, tidak proaktif, maupun inisiatif yang tinggi dari petugas dilapangan untuk mencegah penari masuk lapangan," kata Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto dalam keterangan persnya di Kantor Kementrian Poitik dan Keamanan Jakarta.

Djoko yang didampingai Kepala Kepolisiaan RI Jenderal Sutanto berjanji akan mengevalusi seluruh jajaranya yang terlibat dalam pengamanan acara tersebut. "Evaluasi akan dilanjutkan dengan langkah apa yang harus kami lakukan," Kata Sutanto.

ERWIN DARIYANTO






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: