Pemerintah Mengimbau Warga Indonesia di Inggris Waspada
Senin, 02 Juli 2007 | 07:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah Indonesia mengimbau agar warga negara Indonesia yang berada di London, Inggris, agar berhati-hati dan mengikuti anjuran pihak aparat kepolisian setempat. Imbauan ini dikeluarkan setelah tiga hari (29/6) yang lalu ditemukan bom mobil di Piccadilly Circus di jantung kota London.
Juru bicara Departemen Luar Negeri Kristiarto Soeryo Legowo mengatakan imbauan itu telah disampaikan pada masyarakat Indonesia di Inggris melalui Kedutaan Besar RI di London. "Selain disampaikan secara langsung, imbauan kami siarkan melalui website KBRI di sana," ujar Kristiarto saat dihubungi Tempo, Ahad malam (1/7) tadi. Anjuran pemerintah tersebut juga berlaku bagi warga negara Indonesia yang berniat bepergian ke Inggris.
Seperti diberitakan sebelumnya, petugas kepolisian dan intelijen London menemukan bom mobil di tempat parkir dekat Piccadilly Circus di pusat kota London. Bom yang berada dalam mobil Mercedes berwarna perak tersebut kemudian diledakkan di tempat yang aman oleh aparat.
Dalam mobil tersebut polisi juga menemukan beberapa buah tabung gas dan paku. Sumber-sumber di kepolisian setempat mengatakan bahwa bom tersebut berdaya ledak tinggi.
Penemuan bermula ketika polisi metro London menerima laporan dari petugas ambulans yang sedang menuju ke sebuah klab malam di kawasan itu. Saat melintas, salah seorang petugas medis melihat mobil terparkir yang mengeluarkan asap. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian dan intelejen setempat.
Selain mobil mercedes yang berisi bom, di daerah yang sama, tepatnya di dekat klub Tiger-Tiger, polisi juga menemukan mobil lain yang membawa paku dan bensin. Titis Setianingtyas





