|
Kapolda Maluku Tidak Akan Ada Dicopot
Senin, 02 Juli 2007 | 19:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepolisian Republik Indonesia tidak akan melakukan pencopotan Kepala Polisi Daerah Maluku Brigadir Jendral Guntur Gatot Setiawan terkait insiden pengibaran bendera Republik Maluku Selatan (RMS) pada upacara Hari Keluarga Nasional di Ambon Maluku, Jumat.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jendral Polisi Sisno Adiwinoto mengatakan, adanya tuntutan mundur terhadap Kapolda Maluku, termasuk pernyataan kesiapan mundur Kapolda, adalah akibat ulah media yang mengarahkan.
“Itu teman-teman saja yang mendiskreditkan, kami tidak ada evaluasi ke sana. Harusnya media arahkan juga ke Pangdam (Panglima Komando Daerah Militer) dong, kan posisinya sejajar” ujarnya ketika dihubungi Tempo, Senin (2/7).
Sisno menjelaskan, yang bertanggungjawab atas terjadinya insiden tersebut adalah kepanitian teknis. “Siapa dan apa kewenangannya pada kepanitiaan yang mengakibatkan insiden itu bisa terjadi, dia yang bertanggungjawab,” ujarnya.
Sisno menambahkan, evaluasi seluruh kepanitiaan terkait insiden saat ini sedang dilakukan dibawah koordinasi kementrian Politik Hukum dan Keamanan. “Tadi pagi evaluasi dilakukan,” ujarnya. Budi Saiful Haris
INDEKS BERITA LAINNYA :
|