|
Muladi: Pejabat Maluku Jangan Tunggu Diturunkan
Kamis, 05 Juli 2007 | 12:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Prof Muladi menyarankan agar para pejabat yang bertanggungjawab atas insiden pengibaran bendera Republik Maluku Selatan (RMS) tidak menunggu diturunkan dari jabatannya.
"Itu kejadian memalukan. Sebaiknya mereka mengambil inisiatif untuk mengundurkan diri," kata dia di kantornya, Kamis.
Kejadian itu, menurut Muladi, merupakan insiden yang sangat membahayakan kepala negara. Tingkat keamanan di lingkaran satu sudah bisa ditembus ancaman. Harus ada yang bertanggungjawab atas insiden ini dengan mengudunrkan diri. "Itu sebagai bentuk pertanggungjawaban moral karena telah gagal dalam melaksanakan tugas," ujar mantan Rektor Unversitas Diponegoro ini.
Langkah mundur dari jabatan itu, bisa dilakukan oleh pejabat di tingkat provinsi atau kota setempat, maupun penanggungjawab keamanan presiden. "Jangan saling tuduh, ini urusan BIN (Badan Intelejen Negara), Pangdam (Panglima Komando Daerah Militer). Sudah jelas, siapa yang bertanggungjawab di sana," ujarnya. Raden Rachmadi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|