Indeks Rawan Profit Taking Akhir Pekan

Jum'at, 06 Juli 2007 | 10:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pasar saham hari ini diprediksi akan lebih banyak diwarnai aksi profit taking. Pelaku diperkirakan akan mencari posisi aman dalam perdagangan akhir pekan.

Analis Yulie Securindo Hendra Bujang mengatakan, secara psikologis pelaku tidak akan mau mengambil resiko di perdagangan akhir pekan.

"Pembukaan diperkirakan akan banyak aksi profit taking, untuk kemudian menjalankan pola-pola perdagangan jangka pendek," kata Hendra.

Apalagi, dia menuturkan, pergerakan terakhir pasar global kemarin sedikit melemah. Indeks Dow Jones kemarin ditutup melemah 11.46 poin atau 0,08 persen, ke posisi 13,565.84. Sedangkan, pasar saham Inggris FTSE juga melemah 37.9 poin atau 0,57 persen ke posisi 6,635.20.

Meski rawan profit taking, dia optimistis indeks tetap akan bertahan pada posisi 2.250-2260 hingga sepekan ke depan. Perdagangan hari ini juga diperkirakan tak akan banyak koreksi yang signifikan. "Kecuali ada berita yang bisa menimbulkan sentimen negatif pasar," katanya.

Beberapa saham pilihan, Hendra menyarankan, beberapa saham bluechip seperti Indosat, BRI, Danamon, BCA, Bumi Resourches, dan Bakrie Broteher.

Pasca Bank Indonesia mengurangi suku bunga 25 basis poin menjadi 8,25 persen, pasar saham kemarin ditutup menguat 24,826 poin atau 1,13 persen ke posisi 2.220,931.

AGOENG WIJAYA






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: