Muhaimin Iskandar Bantah Akan Menggusur Gus Dur

Senin, 16 Juli 2007 | 19:46 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar membantah bahwa dirinya hendak menggusur K.H. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dari Ketua Dewan Syuro PKB. Dia menyangkal atas penilaian Gus Dur bahwa telah bersikap double standard, menjadi alat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mendongkel Gus Dur.

Muhaimin mengaku segera mengklarifikasi terhadap semua tudingan Gus Dur tersebut. "Saya mau melawan Gus Dur? Saya ini siapa?" tanya Muhaimin heran saat berziarah ke makam Sunan Ampel di Surabaya, Senin (16/7).

Gus Dur memberi keterangan pers di Bandar Udara Juanda Surabaya menjelang keberangkatannya ke Blitar pada Minggu (15/7). Saat itu Gus Dur marah dan menuduh Muhaimin telah melakukan serangkaian pertemuan dengan pengurus PKB lainnya untuk mendongkel posisinya.

Pengurus PKB yang disebut-sebut Gus Dur bertemu Muhaimin di sebuah hotel di Jakarta itu adalah Marwan Dja'far, Ni'am Salim, Erman Hermawan, Hanif Dzakiri, dan Imam Nahrawi.

Mantan presiden itu juga mensinyalir Muhaimin telah digunakan oleh pihak ketiga sehingga gagal meloloskan calon gubernur DKI Jakarta dari PKB. Gus Dur sudah memberi surat peringatan kedua kepada Muhaimin dan mengancam akan menggelar muktaman luar biasa PKB .

Muhaimin akan mempertemukan orang yang telah menebar isu di atas kepada Gus Dur. "Mana buktinya saya melakukan serangkaian pertemuan untuk menggusur Gus Dur? Mana buktinya pula saya bersikap mendua dengan SBY?" kata Muhaimin.

Kemarahan Gus Dur merupakan rangkaian dari kemelut PKB, yang salah satunya berdampak pada pembekukan Dewan Pengurus Wilayah PKB Jawa Timur. Imam Nahrwai, Ketua PKB Jawa Timur dituding bermain politik transaksional dan gagal menggeser anggota fraksi PKB yang masih dikuasai kelompok pendukung Muktamar Surabaya.

Kukuh S Wibowo

TOPIK






Komentar Anda

Kirim