Pembahasan Implementasi DCA Menunggu Momentum
Jum'at, 20 Juli 2007 | 00:10 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Proses perundingan pengaturan pelaksanaan (implementing arrangement) menyangkut masalah kerjasama pertahanan Defence Cooperation Agreement dengan Singapura jalan di tempat. Meskipun membantah buntu, Menteri Luar Negeri Nur Hasan Wirajuda mengakui belum ada kemajuan apapun hingga saat ini.
"Menunggu momentum, bukannya macet," katanya saat mengunjungi peserta program beasiswa seni dan budaya Departemen Luar Negeri di Solo, Kamis (19/7).
Hasan tidak menjelaskan penghambat alotnya perundingan sehingga sejak ditandatanganinya DCA hingga kini belum ada kemajuan. Saat TEMPO menanyakan apakah penyebab buntunya pembahasan implementing arrangement tersebut karena sikap Singapura menolak mengurangi frekuensi latihan di areal Bravo, Hasan tidak menjawab.
Sebelumnya, Singapura meminta agar penggunaan areal militer untuk berlatih bisa dilakukan setiap bulan selama 15 hari.
Mengenai keinginan parlemen Indonesia agar pemerintah berkonsultasi dengan DPR, Hasan menyatakan kalau beberapa waktu lalu dirinya melakukan rapat Komisi I DPR. Dia mengatakan posisi DPR bukan pada terlibat pembahasan perjanjian tetapi melakukan ratifikasi atas perjanjian tersebut. "DPR kan hanya melakukan ratifikasi," kata dia.
imron rosyid





