Dana PT Askes Minim
Senin, 23 Juli 2007 | 15:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Asuransi Kesehatan (Askes) nyaris tak memiliki dana untuk menjalankan kegiatan. Direktur Utama PT Askes Orie Andari mengatakan, saat ini dana yang tersisa hanya bisa digunakan untuk pembayaran klaim yang masuk sampai akhir Mei 2007.
"Dana kami sekarang sangat minim," ujarnya usai konferensi pers rencana peluncuran Program Keluarga Harapan di Gedung Departemen Komunikasi dan Informasi, Jakarta, Senin.
Menurut Orie, penyebab menipisnya dana adalah semakin banyak penduduk miskin yang memanfaatkan program Askes. Tahun ini saja, diperkirakan ada penambahan pengguna Askes dari 60 juta menjadi 76,4 juta orang. Selain itu, jumlah klaim yang dilaporkan rumah sakit juga makin meningkat.
Kepala Divisi Jaminan Kesehatan Penerima Bantuan Iuran, Umbu Marisi, mengatakan, tahun ini PT Askes menerima dana Rp 1,7 triliun. Dana ini digunakan untuk pelayanan kesehatan langsung, klaim kesehatan tak langsung, dan dana operasional PT Askes. "Dari dana itu, 92 persen digunakan untuk pelayanan kesehatan langsung dan sekarang semuanya sudah terpakai," ujar Umbu.
Orie khawatir, dana yang menipis membuat pelayanan Askes terhambat, dan makin banyak orang miskin yang tak bisa dilayani. Rumah sakit yang menjadi rujukan PT Askes juga akan mengalami berbagai kesulitan. Sebab, rumah sakit rujukan telah membayar lebih dahulu biaya pengobatan pasien. Lalu, rumah sakit mengajukan klaim pada PT Askes. Selain itu, kata Orie, keadaan ini bisa merusak citra Badan Usaha Milik Negara ini. "Padahal kesalahan bukan di pihak kami," katanya. PRAMONO





