Pesawat Hercules Pembawa Bantuan ke Morowali Rusak
Selasa, 24 Juli 2007 | 15:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Deputi Penanganan Darurat Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) Penanggulangan Bencana, Tabrani, mengatakan saat ini tim yang membawa bantuan untuk para korban bajir dan tanah longsor di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah hingga kemarin siang masih tertahan di Banjarmasin. “Mesin pesawat Hercules yang mereka naiki bermasalah,” katanya kepada Tempo, Rabu siang.
Tim gabungan dari Bakornas, Departemen Kesehatan, dan Departemen Sosial itu membawa bantuan seberat 10,5 ton. Bantuan itu terdiri dari empat unit perahu karet beserta mesinnya, enam unit telepon satelit, 24 unit tenda pleton, dua unit tenda komando, lima unit genset, 12 pak terpal, lima dus selimut, tiga koli matras, dua koli perlengkapan bayi, dan 3 ribu sarung. Tim juga membawa lima ton makan pendamping ASI, satu ton obat-obatan. Tim dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana Harian Bakornas, Syamsul Maarif. “Kemungkinan malam (Rabu ) ini mereka bisa sampai,” kata Tabrani.
Meski bantuan belum bisa disalurkan, dia melanjutkan, pemerintah provinsi dan kabupaten daerah telah mengirim bantuan ke empat kecamatan yang terkena banjir dan tanah longsor. Tabrani memperkirakan, faktor cuaca dan transportasi menjadi kendala dalam menyalurkan bantuan. Perjalanan dari Jakarta menuju Palu membutuhkan waktu lima jam. Dari Palu, tim harus menempuh perjalanan darat menuju Poso selama lima jam. Setelah itu, baru tim bisa mencapai Morowali. PRAMONO





