Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Parpol Tidak Serius Atasi Masalah Kependudukan
Kamis, 26 Juli 2007 | 15:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Skala prioritas pembangunan partai politik saat ini tidak jelas. Padahal, menurut Kepala Koalisi Kependudukan Indra Abidin, masalah pembangunan kependudukan harus mengacu pada prioritas yang sama.

"Harusnya pembangunan dikelola lintas sektoral. Pemerintah menjalankan, parpol mengawasi, rakyat berpartisipasi," kata Indra, Kamis.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum Ikatan Peminat dan Ahli Demografi Indonesia, Rozy Munir. DPR dan pemerintah setengah hati dalam mengatasi masalah kependudukan. "Mereka hanya mewakili parpol masing-masing saja," ujarnya.

Masalah RUU Kependudukan, baik Indra dan Rozy mengatakan, terus terjadi tarik-ulur karena tidak ada kesamaan visi dalam hal itu. "Depdagri sekarang punya Dirjen Administrasi Kependudukan. Akibatnya, masalah kependudukan tidak bisa lintas sektor. RUU semakin sulit disahkan," ujar Rozy.

Di lain pihak, situasi kependudukan Indonesia semakin terpuruk. Menurut kriteria Bank Dunia, 52 persen penduduk negara ini masih miskin karena sulit mendapatkan kebutuhan pokok. Situasi juga diperparah karena parpol lebih sibuk menyiapkan diri untuk Pemilu Pilpres 2009.

"Semua pihak belum mengacu pada satu data. Selama belum ada data yang jelas, tidak ada prioritas pembangunan kependudukan," ujar Indra.

Ia menambahkan sebaiknya parpol dan pemerintah mengacu pada indikator pembangunan kependudukan dari PBB dan millenium developnent goals yang telah disepakati banyak negara. Sorta Tobing

Dari Arsip Majalah TEMPO
Operasi Sidik Jari di Jakarta  | 16 Juni 2003
Main Petak Umpet di Amerika  | 17 Maret 2003
'Baby Boom' Mengintip Indonesia  | 17 Maret 2003
Mengatasi Ledakan Populasi  | 22 Juli 2002
Berita Gembira Dengan Catatan | 27 Agustus 1977
Pernyataan Hoa Kiau Di Medan | 30 Desember 1978
Transmigrasi | 09 Desember 1978
Mendadak Ramai, Karena Nikel | 25 November 1978
Belum Rampung, Dengan Harapan | 28 Oktober 1978
Kelak: Bermukim Di Atas Air | 12 Agustus 1978
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bekasi Akan Gelar Operasi Kependudukan
Bekasi Razia Kependudukan Bersama Jakarta
Depok akan Tata Administrasi Kependudukan
Pemimpin Agama Rundingkan Masalah Kependudukan
Jakarta Akan Hapus KTP Ganda
DKI Pulangkan Seribu Lebih Pendatang
Rancangan Undang-undang Administrasi Penduduk Disahkan, PDIP Menyatakan Tidak Terlibat
Sebanyak 124 Ribu Pendatang Setelah Lebaran
Pemerintah Antisipasi Lonjakan Penduduk Setelah Lebaran
Persiapan Pilkada, Jakarta Perbarui Data Penduduk
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk104433 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< July,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data