|
PLTN Ditolak Aktivis Masyarakat di Kudus
Rabu, 01 Agustus 2007 | 09:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Lembaga Swadaya Masyarakat di Kudus, Jawa Tengah, menolak rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Semenanjung Muria, Jepara. Ketua lembaga yang menamakan diri Masyarakat Rekso Bumi, Lilo Sunaryo, mengatakan daerah Semenanjung Muria menyimpan potensi rawan bencana geologi.
Lilo merujuk pada survey ahli geologi dari Pusat Penelitian dan Pengembagan Geologi Kelautan. Menurutnya, hasil tinjauan data geologi dan geofisika darat dan laut, serta pencitraan satelit menyatakan terdapat potensi bencana bumi. "Pernyataan bahwa semenanjung Muria aman mengingkari hasil survei," kata Lilo dalam siaran persnya, Rabu (1/8).
Lilo mempertanyakan pengelolaan ampas limbah PLTN yang umur paruh waktunya puluhan ribu tahun. Ia menilai pemerintah kurang mensosialisasikan program ke masyarakat.
Pemerintah sebelumnya akan mengoperasikan PLTN di Semenanjung Muria pada 2016. Pembangunan PLTN bertujuan diversifikasi energi listrik.
Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Hudi Hastowo mengatakan sudah mempertimbangkan penempatan PLTN di Semenanjung Muria. Wilayah itu, katanya, dipilih berdasarkan hasil tinjauan tektonik dan vulkanik.
Dia membantah kemungkinan Gunung Muria akan meletus. "Gunung Muria itu dalam fase istirahat, periodenya ratusan tahun," katanya
Nieke Indrietta
INDEKS BERITA LAINNYA :
|