Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kepala Staf ANgkatan Laut: Indonesia Masih Kekurangan Kapal
Rabu, 01 Agustus 2007 | 12:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Saat ini TNI Angkatan Laut baru memiliki 120 KRI dengan berbagai ukuran. Menurut Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Slamet Soebijanto, jumlah ini masih kurang jika dibanding luas NKRI yang harus dijaga.

Hal tersebut diungkapkan Kasal saat mengukuhkan KRI Makassar-590 dan meresmikan KRI Boiga-825, di pelabuhan Makassar, dermaga Hatta, Rabu (1/8).

Menurut Slamet, dengan luas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), TNI Angkatan Laut membutuhkan 376 kapal untuk mengamankan NKRI. Karena 3/4 wilayah Indonesia terdiri dari lautan. "Kalau kita tidak jaga maka banyak sumber daya yang diambil orang asing," katanya.

Saat ini kita masih kekurangan jumlah kapal untuk menjaga NKRI, tercatat jumlah kapal TNI Angkatan laut dengan berbagai ukuran sebanyak 120 buah, dari jumlah tersebut tiga diantaranya berukuran besar.

Luasnya wilayah lautan Indonesia yang kaya akan sumberdaya alam perlu diwaspadai masalah perbatasan, olehnya perlu dijaga dan ada penambahan armada kapal untuk menjaga perbatasan tersebut. "Perbatasan yang rawan tingkat keamanannya adalah diwilayah Sulawesi Utara, terutama dari segi senjata illegal," tambah Kasal.

Kedepan untuk membenahi sistem keamanan perbatasan NKRI, maka akan dilakukan penambahan armada. Tahun ini rencananya akan ditambah kapal jenis corvet, masing-masing KRI Surabaya yang akan diresmikan September di Surabaya dan KRI Hasanuddin yang akan diresmikan November di Makassar.

Selanjutnya awal 2008 penambahan akan dilakukan dengan kapal jenis corvet yakni KRI Hasanuddin di Makassar dan KRI Pangeran Diponegoro di Semarang. Irmawati


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk104734 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data