DPR Belum Tetapkan Pengganti Zaenal Maarif

Rabu, 01 Agustus 2007 | 20:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Rapat konsultasi pimpinan DPR dan pimpinan fraksi-fraksi belum memutuskan pengisi posisi wakil ketua DPR yang kosong. Rapat memutuskan fraksi-fraksi melakukan konsultasi internal.

"Tidak diputuskan lebih dahulu tapi memberi kesempatan fraksi-fraksi untuk berkonsultasi ke dalam," kata Ketua DPR Agung Laksono di gedung MPR/DPR, Rabu (1/8).

Konsultasi internal sedikit terhambat karena saat ini masih dalam masa reses DPR. Jeda waktu dapat digunakan untuk lobby dan menemukan formula yang tepat. "Agar tidak terjadi perebutan kekuasaan. Tapi suasana kekerabatan dan persahabatan untuk mencari pengganti," ujarnya.

Agung menuturkan perdebatan dalam rapat konsultasi itu agak ramai. Namun masih dalam koridor musyawarah.

Politikus dari Fraksi PAN Alvin Lie mengatakan Fraksi Kebangkita Bangsa dan Fraksi Partai Bintang Reformasi ngotot mempertahankan sistem yang ada.

Fraksi Partai Golkar mengusulkan posisi pimpinan DPR yang kosong diisi pejabat sementara. Usulan itu sesuai tata tertib pasal 21 ayat 2. "Sambil musyawarah lebih lanjut," katanya.

Fraksi PDI Perjuangan meminta kursi pimpinan DPR untuk sementara waktu dikosongkan. PArtai Demokrat menyerahkannya pada hasil musyawarah. Fraksi PPP mengusulkan kursi pimpinan DPR yang kosong diisi atau penempatan dilakukan secara proporsional.

Fraksi PAN menginginkan penentuan pimpinan DPR dapat dilakukan dengan mekanisme proporsional atau hasil musyawarah. "PDS meminta kursi pimpinan kosong diisi oleh PBR," ujarnya

Agung mengatakan pimpinan DPR dan fraksi belum membahas surat dan bukti-bukti yang diajukan mantan Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif terkait pernikah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Mungkin di kesempatan lain karena waktu tidak cukup," katanya. KURNIASIH BUDI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: