Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Badan POM Larang 26 Produk Kosmetik
Jum'at, 03 Agustus 2007 | 20:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Pengawas Obat dan Makanan melarang 26 merek kosmetik impor yang kebanyakan berasal dari Cina, Korea, Taiwan, Thailand, dan Filipina.

Menurut Kepala BPOM, Husniah Rubiana Thamrin Akib, 26 produk kosmetik itu terbukti mengandung bahan berbahaya. "Kami meminta masyarakat tak membeli atau menggunakan produk ini," kata Husniah di Jakarta kemarin.

Dia menjelaskan, ada 17 merek kosmetik yang mengandung merkuri (Hg) atau air raksa. Ada juga yang mengandung hidroquinon, retinoic, dan bahan pewarna merah K.10 (Rhodamin B). Tiga pasta gigi terbukti mengandung diethylene glycol.

Merkuri misalnya, menurut Husniah, termasuk logam berat berbahaya yang terkandung dalam krim pemutih. Bahan ini bisa menyebabkan perubahan warna kulit, bintik-bintik hitam, alergi, dan iritasi kulit. Jika digunakan dalam dosis tinggi, merkuri bisa menyebabkan kerusakan permanen susunan syaraf, otak, ginjal, dan gangguan perkembangan janin.

“Merkuri juga merupakan zat karsinogenik (menyebabkan kanker),” ujarnya.

Pramono


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk104914 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ryugyong Dibangkitkan dari Koma
Dua Desa di Kwamki Lama Kembali Bentrok
9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data