|
Kompromi Politik Tak Penting Dalam Pilih Mendagri
Minggu, 05 Agustus 2007 | 06:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Pansus RUU Pemilu Ferry Mursyidan Baldan menyatakan presiden tidak perlu mengedepankan kompromi politik dalam memilih sosok yang cocok untuk menduduki posisi menteri dalam negeri.
Anggota Komisi Pemerintahan Dewan Perwakilan Rakyat itu
juga tidak mempermasalahkan apakah sosok mendagri pengganti M Ma'ruf ke depan berasal dari kalangan militer atau sipil.
"Terpenting adalah bagaimana agenda kementrian yang selama ini berjalan kurang optimal bisa kembali bergulir normal," ujarnya saat dihubungi Tempo.
Selain permasalahan undang-undang, tugas pokok yang harus diselesaikan dengan cepat oleh pemerintahan sat ini antara lain adalah implementasi otonomi daerah, persoalan perbatasan, pulau terluar dan batas wilayah. "Semua permasalahan itu masalah serius. Jadi harus ditangani secara fokus, sebab itu yang saat ini dianggap mendesak," kata politisi Partai Golkar itu.
Namun, dirinya enggan menetapkan tenggat waktu presiden untuk sesegera mungkin memilih calon pengganti M Ma'ruf sebagai Mendagri. "Target waktu itu tidak penting, pokoknya presiden harus memilih secara optimal," ujarnya.
Sandy Indra Pratama
INDEKS BERITA LAINNYA :
|