|
Pemerintah Biayai Pemberantasan Buta Aksara Rp 600 Miliar
Rabu, 08 Agustus 2007 | 12:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tahun ini Departemen Pendidikan Nasional mengalokasikan Rp 600 miliar untuk pemberantasan buta aksara. Sebesar Rp 470 miliar dari seluruh dana itu dipakai biaya operasional, pembayaran tutor, dan pengadaan alat/buku tulis.
Alokasi buku pelajaran Rp 30 miliar. "Saat ini ada 120 ribu tutor buta aksara, dengan sasaran 1,2 juta penyandang dapat melek huruf akhir 2007," kata Direktur Pendidikan Masyarakat Direktorat Pendidikan Luar Sekolah Departemen Pendidikan Nasional, Sudjarwo, Rabu (8/8).
Ia mengatakan setelah melek huruf, warga diberi pembelajaran keterampilan dan pendidikan gender. "Sisa dana digunakan untuk membangun dan menambah koleksi Taman Bacaan Masyarakat," katanya.
Taman Bacaan Masyarakat merupakan program pemerintah sejenis perpustakaan di pedesaan. Saat ini pemerintah telah membangun 2.488 Taman Bacaan Masyarakat.
Sudjarwo menjelakan, saat ini sebanyak 12,88 juta warga tak bisa membaca, setara 8,07 persen dari 218,7 juta penduduk. "Pemerintah optimis bisa turun sampai 5 persen di akhir 2009," katanya.
Berdasarkan persentase nasional, jumlah penduduk buta aksara terbanyak di Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat. Dari usia, tingkat buta aksara di atas 15 tahun mencapai 14,5 juta jiwa.
Reh Atemalem Susanti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|