Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Hasyim Muzadi Rayakan Ulang Tahun Dengan Lesehan
Rabu, 08 Agustus 2007 | 18:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Kyai Haji Hasyim Muzadi, merayakan ulang tahun ke 63, Rabu. Acara yang digelar di kantor PBNU dengan lesehan itu dihadiri oleh beberapa Ulama, pemimpin media, wartawan, kader NU dan anggota DPR RI.

Dalam sambutannya, Hasyim berharap di usianya ke 63 ini bisa lebih fokus dalam menjalani hidup untuk masa depannya. "Semua orang kan akhirnya akan menghadap yang khaliq, jadi apapun yang dilakukan sekarang sebenarnya hanya untuk kehidupan selanjutnya," ujar Hasyim.

Sementara itu beberapa tokoh yang hadir dalam acara ini juga turut menyampaikan kesan tentang Hasyim. Pemimpin Tempo Inti Media, Bambang Harymurti dalam sambutannya mengatakan bahwa Hasyim muzadi adalah orang yang bisa mendamaikan banyak hal. "Orang-orang yang diluar sana berkelahi, ketika masuk ke PB NU dan bertemu Pak Hasyim, bisa tiba-tiba akur," ujarnya.

Bambang dalam kesempatan ini juga mewakili seluruh wartawan yang hadir menyerahkan lukisan pada Hasyim.

Komentar senada juga disampaikan oleh Umar Hadi, Direktur Diplomasi Publik Departemen Luar Negeri. Menurutnya Hasyim adalah sosok ulama yang juga diplomat, "beliau mampu menjembatani berbagai perbedaan," ujarnya. Oleh karena itulah, kata Umar, Hasyim seringkali diminta untuk menjadi juru damai dalam konflik internal, khususnya keagamaan di berbagai negara.

Said Agil Sirajd, ketua NU punya harapan lain. Dia berharap Hasyim akan tetap menjadi ketua umum NU pada periode berikutnya. "Saya harap beliau akan tetap memimpin, karena setelah saya lihat semua peraturan yang ada di NU tidak ada larangan bagi seseorang untuk memimpin dua kali," kata Said Agil.

Di akhir acara, Hasyim sempat melontarkan banyolan-banyolan lucunya yang disambut geer oleh undangan. Otomatis suasana ruangan yang dari awal memang sudah gayeng itu menjadi makin ramai. Dalam acara ini juga terungkap kalau ternyata lelucun yang dilontarkan oleh mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid ternyata berasal dari Hasyim. Titis Setianingtyas


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105185 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Partai Lolos Verifikasi Tak Punya Pengurus
Komandan Pasmar-1 Diganti Surabaya
Banjarmasin Kembali Langka Premium
Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data