|
Angkatan Laut Perbaiki Sistem Navigasi
Kamis, 09 Agustus 2007 | 13:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:TNI Angkatan Laut akan memperbaiki sistem navigasi kapal dari sistem dasar menjadi elektrik. Guna mendukung ide itu, TNI bekerjasama dengan komisi hidrografik Asia Timur, yaitu: Malaysia, Thailand, Cina, Singapura, Filipina, dan Hongkong.
"Pemerintah bekerjasama dengan negara Asia Timur memperbaiki sistem itu," kata Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya Slamet Soebijanto seusai simposium international hidrografik 2007 di kantor jawatan Hidrooseanografi Angkatan Laut, Ancol, Jakarta, Kamis (9/8).
Menurut Slamet Soebijanto, Angkatan Laut perlu memperbaiki sistem navigasi karena terjadi pendangkalan perairan di wilayah Laut Cina Selatan, Selat Malaka, dan Singapura. Akibat pendangkalan ini, kapal berbobot seribu ton terancam tak bisa melewati Selat Malaka.
Kerjasama ini akan direalisasikan dalam bentuk transfer pengetahuan perbaikan sistem, peningkatan fasilitas, dan perbaikan pelabuhan. "Dengan pelabuhan yang lebih besar dan lengkap, tentu akan menguntungkan para pengguna rute," kata dia.
Angkatan Laut, kata dia, akan mengembangkan 12 armada pangkalan menyesuaikan dengan kondisi. Sehingga jalur Selatan akan ramai kapal tonase seribu ton dan kedalaman 25 meter. "Kapal besar sudah akan lewat jalur Selatan," katanya.
Angkatan laut, kata dia, bertugas mengawasi keamanan lalu lintas jalur Selatan. Tak hanya keamanan wilayah, katanya, tetapi jaminan keamanan pihak yang lalu lalang di daerah itu.
Adapun Menteri Perhubungan Djusman Safii, mengatakan Departemen Perhubungan akan bekerjasama dengan Angkatan Laut mempersiapkan jalur dan rute alternatif. "Kami akan siapkan rute jalur sipil sebagai pelengkap rute Angkatan Laut," katanya.
EKO ARI WIBOWO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|