|
Ba'asyir Dilarang Bicara di Konferensi Hizbut Tahrir
Minggu, 12 Agustus 2007 | 07:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Amir Majelis Mujahiddin Indonesia Ustads Abu Bakar Ba'asyir dipastikan tidak akan menghadiri Konferensi Khilafah Internasional yang diselenggarakan Hizbut Tahrir Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno Senayan, Ahad ini.
Sebab, polisi tak memperbolehkan sang ustadz untuk berbicara dalam forum tersebut. Menurut Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia Muhammad Ismail Yusanto,
kepolisian sebenarnya tidak melarang Ba'asyir hadir. Namun, Ba'asyir dilarang berbicara dalam forum itu. Pekan lalu, kata dia, Ba'asyir menyatakan langsung kepada dirinya kepastian ketidakhadiran. "Beliau sendiri memutuskan tidak hadir," ujarnya ketika dihubungi Tempo, Ahad pagi.
Konferensi akan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00. Rencananya acara akan dihadiri mantan Ketua MPR Amien Rais, KH Abdullah Gymnastiar, Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault, Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsuddin, dan mantan Ketua Dewan Syuro Partai Bintang Reformasi Zainuddin M.Z.
Peserta yang akan hadir diperkirakan mencapai 100 ribu orang. Menurut Ismail, peserta berasal dari seluruh Indonesia, Australia, Malaysia, Singapura, Jepang, Palestina, Sudan, Inggris, dan Denmark.
Konferensi bertema "Saatnya Khilafah Memimpin Dunia" itu akan diisi dengan orasi dan penyampaian materi oleh beberapa tokoh Islam. Pembicara dalam konferensi itu di antaranya adalah Ketua DPP Hizbut Tahrir Indonesia Hafidz Abdurrahman, juru bicara Hizbut Tahrir Sudan Utsman Ibrahim Abu Khalil, dan Guru Besar Teologi Universitas Doshisha Hassan Ko Nakata. KURNIASIH BUDI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|