|
Belum Ada Travel Warning ke Bali
Senin, 13 Agustus 2007 | 13:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Pelaksana Harian Komite Nasional Pengendalian Flu Burung, Bayu Krisnamurthi, mengatakan sampai saat ini belum ada peringatan bepergian (travel warning) kepada warga negara asing supaya tak mengunjungi Bali.
“Saya pikir, turis asing pun cukup rasional menilai kasus flu burung yang baru pertama kali terjadi di Bali,” katanya kepada Tempo, Senin.
Ia mencontohkan, Jakarta dan Yogyakarta yang juga menjadi sasaran turis pun juga punya kasus flu burung pada manusia. Tapi, turis tetap datang berkunjung.
Menurut Bayu, pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menanggulangi akibat munculnya kasus pertama ini. “Kami juga telah menjelaskan kepada dunia internasional soal kondisi di Bali,” katanya.
Pasien suspect flu burung, Ni Luh Putu, 29 tahun, meninggal kemarin di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar. Putu sempat dirawat sejak Jumat dan ditempatkan di ruangan isolasi khusus pasien flu burung. Suhu tubuhnya tinggi dan mengalami sesak napas.
Sejak 2004, jelas Bayu, flu burung pada unggas sudah menjadi endemi di Bali. Tapi, pencegahan flu burung di Bali sebenarnya sudah cukup intensif. Pemerintah Provinsi Bali cukup ketat mengatur karantina unggas dan perdagangan unggas antar wilayah. PRAMONO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|