|
Jantung Koroner Penyebab Utama Kematian Pada 2020
Senin, 13 Agustus 2007 | 13:39 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Prof dr Bambang Irawan Martohusodo SpPD-KKV menyatakan, penyakit jatung koroner selama ini masih menjadi persoalan serius di kalangan medis. Setiap saat, penderita penyakit ini terus meningkat bahkan disertai komplikasi bermacam-macam.
Pada 2020, penyakit kardiovaskuler mengakibatkan kematian 25 juta penderita setiap tahunnya. Penyakit jantung koroner ini akan merupakan penyebab kematian dan kecacatan nomor satu di dunia.
"Padahal pada 1900-an, penyakit infeksi dan malnutrisi merupakan penyebab kematian yang utama," kata Bambang Irawan," katanya saat menyampaikan pidato pengukuhan sebagai guru besar pada Fakultas Kedokteran UGM, Senin. Ia menjadi guru besar UGM ke-332.
Dijelaskan, penyakit jantung koroner adalah penyakit yang mengakibatkan sebagian otot jantung kekurangan oksigen, memar dan kematian akibat adanya gangguan pasokan oksigen dari pembuluh darah koroner. Gangguan ini, kata dia, sebagian besar pada pasien disebabkan adanya penyumbatan jalan pembuluh darah koroner akibat terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah tersebut.
Ditambahkan, terbentuknya plak pada pembuluh darah koroner tersebut akan semakin tinggi resikonya karena berbagai hal. Di antaranya, kata Bambang, kebiasaan merokok, penyakit diabetes yang tidak terkontrol, hipertensi, kenaikkan kadar kolesterol, kurang olahraga, stres psikis dam kegemukan.
"Faktor-faktor yang bisa meningkatkan resiko kematian akibat penyakit ini sebenarnya bisa ditekan dengan mengubah pola hidup. Kebiasaan merokok harus dihilangkan. Pola hidup sehat seperti olahraga dan makan makanan sehat harus dilakukan," kata Bambang. Syaiful Amin
INDEKS BERITA LAINNYA :
|