|
DanaTambahan Askes Diajukan Rp 1,7 Triliun
Senin, 13 Agustus 2007 | 13:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Kesehatan bersama Komisi Kesehatan Dewan Perwakilan Rakyat mengajukan tambahan dana Rp 1,7 triliun. Anggota Komisi Kesehatan Rudianto Tjen mengatakan, anggaran itu akan digunakan untuk membayar tunggakan klaim dan meneruskan program asuransi kesehatan untuk masyarakat miskin (Askeskin).
"Kami minta dana itu dalam APBNP (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan)," katanya kepada Tempo di ruang kerjanya di Gedung MPR/DPR, Senin (13/8).
Menurut Rudianto, Departemen Kesehatan telah melakukan efisiensi anggaran. Dari efisiensi ini, diperoleh dana sekitar Rp 800 miliar. Komisi Kesehatan sudah menyetujui perubahan anggaran Departemen Kesehatan.
Tapi, Rudianto melanjutkan, dana efisiensi itu hanya bisa digunakan untuk membayar tunggakan klaim. Maka, Komisi Kesehatan mengajukan dana sebesar Rp 1,7 triliun. "Tanpa anggaran itu, program askeskin tak bisa berjalan," kata politikus dari Fraksi PDIÂ Perjuangan ini.
Sebelumnya, Direktur Utama PTÂ Askes, Orie Andri, menyatakan dana Askeskin di PT Askes sangat tipis. Sisa uang yang ada hanya cukup untuk membayar klaim yang masuk hingga Mei 2007.
Rudianto optimistis Departemen Keuangan sebagi bendahara negara mengabulkan tambahan dana itu. "Kalau tidak disetujui, pemerintah berarti tak konsisten jalankan kebijakan kesehatan untuk masyarakat miskin," katanya. PRAMONO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|