|
Kasus di Bali Positif Flu Burung
Senin, 13 Agustus 2007 | 14:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Komite Nasional Penanggulangan Flu Burung menyatakan kematian Ni Luh Putu S.W., 29 tahun, positif disebabkan flu burung. Ketua Harian Komite, Bayu Krisnamurthi, mengaku menerima kepastian itu dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan dan Laboratorium Eijkman.
"Informasinya, dia memang positif," kata Bayu dalam jumpa pers di Kantor Komite, Jakarta, Senin (13/8).
Dengan demikian, kata Bayu, jumlah kasus flu burung pada manusia di Indonesia mencapai 103 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 82 orang meninggal. Case Fatality Rate kasus flu burung sudah mencapai 80 persen. Artinya, dari 5 orang penderita hanya 1 orang yang selamat.
Ni Luh Putu, warga Dusun Dangin Tukad Aya, Kecamatan Negara, Kabupaten Jimbrana, Bali, meninggal dunia kemarin d Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar. Suhu tubuh Putu mencapai 40 derajat celcius disertai sesak napas. Sebelumnya, Dian, 5 tahun, anak Putu, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Negara, 3 Agustus lalu. "Tapi belum diambil sampelnya," kata Bayu.
Menurut Bayu, pada 19 Juli di sekitar lingkungan penderita ditemukan ayam yang mati. Pemerintah daerah segera melakukan pemusnahan unggas-unggas di sekitar lingkungan Putu. "Hingga sekarang, belum jelas dia (Putu) tertular melalui apa," ujarnya.
Komite, kata Bayu, akan ke Jembrana dan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. "Sejauh ini pemerintah daerah sudah bergerak menanggulangi kasus ini," ujarnya. PRAMONO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|