Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

TKI

Parsiti Disiksa Sejak Mei
Selasa, 14 Agustus 2007 | 21:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Parsiti, 22 tahun, tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Malaysia, mengalami siksaan dari majikannya sejak bulan Mei 2007. Menurut Sekretaris Kedutaan Besar Indonesia untuk Malaysia, Eka Suripto, Parsiti kabur karena tak tahan disiksa.

“Bibirnya bengkak dan paha kirinya memar akibat sering dipukul dengan rotan. Majikannya juga kerap menonjok atau menendang,” katanya saat dihubungi Tempo, Selasa (14/8).

Ia menjelaskan, Parsiti sudah bekerja di rumah majikannya di Apartemen Over Sia Union Garden sejak April. Sudah lebih dari empat bulan Parsiti tak menerima gaji. “Aturannya, memang pada enam bulan pertama tak menerima gaji untuk membayar perusahaan yang mengirimnya,” kata Eka.

Awalnya, kata Eka, Parsiti menerima perlakuan baik. Belakangan, majikannya kerap menghukum Parsiti jika berbuat kesalahan.

Minggu sore, Eka melanjutkan, Parsiti berusaha kabur dari lantai 17 apartemen majikannya. Dengan mengikat lima helai kain, Parsiti keluar dari jendela. Tapi, tetangganya keburu memergoki dan menyuruh Parsiti kembali. “Para tetangganya lantas mendobrak pintu rumah itu dan menyelamatkan Parsiti,” katanya.

Parsiti lalu dibawa ke Rumah Sakit Malaya untuk mendapat pengobatan. Dari situ, dia dibawa ke Kedutaan Besar Indonesia. “Saat ini kondisinya sudah cukup baik,” katanya. Stefanus Pramono

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tak Ada TKI, India pun Jadi | 28 Maret 2005
Peluru Siapa di Kilang Batu | 21 Maret 2005
Memantau Pasukan Rela | 14 Maret 2005
Mengais Rezeki Sampai ke Semenyih | 14 Maret 2005
Demi Kartu Sakti Beralamat Aceh | 28 Pebruari 2005
Beban di Balik Dokumen Kilat | 28 Pebruari 2005
Agar Sawit Tak Mogok Berbuah | 21 Pebruari 2005
Malaysia Berbaik Hati, Indonesia Tidak Serius | 14 Pebruari 2005
Nasihat, Bukan Buru Sergap | 07 Pebruari 2005
TKI Mengelus Dada  | 29 Desember 1998
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lagi, TKI Melarikan Diri Karena Disiksa Majikan
TKI Asal Ponorogo Diduga Tewas Dianiaya di Malaysia
Siti dan Susmiati Baru Dipulangkan Bulan Depan
Arab Saudi Tunda 50 Ribu Visa Calon TKI
Malaysia Bebaskan 14 Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja
TKW Jember Tewas di Brunei Darussalam
297 WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia
75 Persen Pekerja Indonesia di Pantai Timur Amerika Ilegal
Asuransi Siap Bayar Klaim Ceriyati
Pemerintah Tak Akan Hentikan Pengiriman TKI ke Malaysia
> selengkapnya...

Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Beberapa Kebijakaan Penempatan TKI ke Luar Negeri
Istilah-istilah di Ketenagakerjaan
Federasi Serikat Buruh, PJTKI, BPPD dan BP2TKI
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105580 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ryugyong Dibangkitkan dari Koma
Dua Desa di Kwamki Lama Kembali Bentrok
9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data