Presiden Tegaskan Tak Tinggal Diam Atasi Lumpur Lapindo

Kamis, 16 Agustus 2007 | 12:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah tidak tinggal diam untuk mengatasi semburan lupur Lapindo di Sidoarjo Jawa Timur. Pembentukan badan pelaksana penanggulangan lumpur Sidoarjo (BP2LS).

"Pemerintah tidak tinggal diam. Kita tidak dapat membiarkan rakyat terus menderita," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato kenegaraan di rapat paripurna DPR, Kamis.

Pemerintah, kata dia, memperhatikan dengan sungguh penanganan Lapindo. Laporan terakhir yang diterima SBY menyatakan proses penyelesaian jual beli lahan dan bangunan sebesar 20% untuk tahap awal sudah berjalan. Pemerintah akan memastikan pembayaran sisnya akan dilakukan sesuai ketetapan yang disepakati dalam perpres 14/2007.

"Kita harus secepatnya meringankan penderitaan rakyat dengan penuh kesungguhan," ujarnya.

Pemerintah, dia melanjutkan, berupaya bekerjasama dengan berbagai pihak baik dalam maupun luar negeri. Tujuannya mengatasi perluasan semburan lumpur.

Dia mengatakan pemerintah berupaya mengatasi bantuan tanggap darurat maupun rehabilitasi sarana dan prasarana yang rusak. Dia mengakui masih ada hal-hal yang masih memprihatinkan dan harus diperbaiki. KURNIASIH BUDI






Komentar Anda

Kirim