|
Pernyataan Gus Dur Hanya Peringatan
Jum'at, 17 Agustus 2007 | 20:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pernyataan mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau bisasa disapa Gus Dur untuk memberhentikan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dianggap sebagai peringatan. ?Itu kan warning sebenarnya supaya tidak bermain-main dalam konteks kedaulatan,? ujar anggota partai Golongan Karya Ferry Mursyidan Baldan di halaman Istana Merdeka, Jumat (17/8).
Gubernur Aceh, kata Ferry, harus mengambil langkah tegas terhadap peristiwa penurunan bendera yang terjadi di Aceh. ?Jangan ada kesan dia (Irwandi) seolah-olah membiarkan,? ujar Ferry. Unsur pembiaran dan kesengajaan, lanjut Ferry, merupakan hal yang tidak benar.
Namun Ferry mengaku belum tahu adanya rencana masyarakat Aceh menggelar referendum. Ferry juga mengaku belum melakukan komunikasi dengan Irwandi.
Mantan Presiden Abdurrahman Wahid mengatakan Gubernur Nanggroe Aceh Darusalam (NAD) Harus bertanggung jawab terhadap insiden pembakaran bendera Merah Putih. "Irwandi harus diberhentikan dari jabatan Gubernur," Kata Gusdur dalam Refleksi 62 Tahun Kemerdekaan RI di Kantor DPP PKB Kamis (16/8).
Irwandi, kata Gus Dur, harus mempertanggungjawabkan kejadian itu. Karena Gubernur Aceh itu dinilai memliki kedekatan dengan Organisasi Gerakan Aceh Merdeka (GAM). "Itu mengancam dunia kemerdekaan ini," kata dia. FANNY FEBIANA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|