|
Soetrisno Bachir Minta KH Idris Marzuki Restui Saifullah Maju Sebagai Cagub Jatim
Senin, 20 Agustus 2007 | 16:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN), Soetrisno Bachir melakukan pertemuan dengan KH Idris Marzuqi, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (20/8). Kehadiran orang nomor satu ke pondok pesantren nahdliyin itu didampingi Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Ketua Gerakan Pemuda Ansor yang disebut-sebut sebagai kandidat Gubernur Jawa Timur.
Dalam pertemuan sekitar satu jam itu, terjadi dialog
yang cukup ramah dan akrab antara orang nomor satu di
tubuh partai yang dideklarasikan Amien Rais itu dengan
KH Idris Marzuqi. Beberapa kali terlihat KH Idris
berbicara serius seperti memberikan tauziah (nasehat)
kepada Soetrisno Bachir. Sementara Soetrisno
mendengarkan dengan khidmat dan penuh perhatian.
"Kedatangan saya ke Lirboyo untuk membalas
kunjungan KH Idris Marzuqi yang beberapa waktu lalu
bertemu saya di Jakarta. Kebetulan saat ini Pondok
Lirboyo sedang merayahan HUT yang ke 97, saya turut
memberikan ucapan selamat. Prinsipnya kami ingin
menjalin hubungan silaturahmi yang lebih baik sebagai
sesama orang muslim," kata Soterisno Bachir usai
melakukan pertemuan dengn KH Idris Marzuqi, Senin
(20/8).
Bachir membantah kedatangannya ke Lirboyo membawa
agenda politik. Berkali-kali dia menegaskan bahwa
kedatangannya adalah untuk silaturahmi dan turut
memeriahkan HUT Ponpes Lirboyo ke 97.
Namun ketika ditanya tentang kehadirannya dengan
Saifullah Yusuf, Soetrisno mengatakan bahwa
dia ingin memintakan restu kepada KH Idris terkait
pencalonan Saifullah Yusuf sebagai calon Gubernur
Jawa Timur.
"Kalau soal Gus Ipul, saya hanya ikut mengantarkan
beliau minta restu ke KH Idris Marzuqi sebagai calon
Gubernur Jawa Timur," kata Soetrisno Bachir.
Terkait permohonan restu itu, KH Idris Marzuqi
menandaskan bahwa hingga kini pihaknya belum
menentukan sikap akan mendukung siapa dalam pilkada
Jawa Timur. Tentang nama Syaifullah Yusuf dalam bursa
pilkada, KH Idris menyatakan itu merupakan hak politik
Saifullah Yusuf.
"Namun soal pilihan, saya masih menunggu pandangan
seluruh ulama. Hingga kini para ulama belum menentukan
sikap akan mendukung siapa dalam pilkada Jawa Timur,"
kata KH Idris Marzuqi.DWIDJO U. MAKSUM
INDEKS BERITA LAINNYA :
|