|
RSUP Sanglah Rawat 2 Pasien Suspect Flu Burung
Selasa, 21 Agustus 2007 | 12:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dua pasien yang bersatus suspect flu burung kini dirawat intensif di RSUP Sanglah Denpasar. Keduanya adalah Sri N (28) warga Banjar Batugaing, Kediri, Tabanan dan Nyoman M (58) dari Banjar Pasar, Pekutatan, Negara.
Menurut kepala Bagian Perawatan Dr Ken Wirasandhi, hasil rapid test memang menunjukkan keduanya cenderung negatif. Namun sebagai langkah antisipasi, keduanya masih dirawat layaknya suspect kasus flu burung. ?Kita tidak mau mengambil resiko,? tegasnya, Selasa (21/8). Apalagi sebelumnya sudah ada 1 orang korban tewas akibat virus tersebut dari Jembrana.
Sri N yang bekerja sebagai pedagang ayam sudah mulai sakit sejak Senin (13/8). Setelah berobat ke dokter kondisinya malah makin memburuk dan ia kemudian dibawa ke RS Tabanan. Ia didiagnosa mengalami penurunan trombosit dan ketika perutnya ditekan ia mengalami kesakitan. Dari pemeriksaaan dokter spesialis ditemukan peradangan pada paru-parunya sehingga dicurigai telah tertular virus H5N1.
Pasien lainnya Nyoman M ulai sakit panas dan batuk sejak 3 hari terakhir . Karena di lingkungannya banyak ayam yang mati, maka ia pun dibawa ke RSUP Sanglah. Meski mengalami pneumonia, namun menurut Ketua Tim Penanganan Flu Burung RS Sanglah dr. Putu Andrika, Sp.PD., peradangan yang terjadi pada Nyoman M tidak seberat yang dialami Sri. . Kondisi Sri juga terus memburuk sehingga mendapat perhatian khusus.
Kedua pasien itu kini sedang dalam perawatan di Ruang Nusa Indah RS Sanglah. Untuk memastikan diagnosis ke-2 pasien ini, RS Sanglah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium Depkes di Jakarta. ?Kita menghimbau masyarakat waspada tetapi tidak perlu panik,? kata Andrika. Rofiqi Hasan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|