|
Sekolah Anak Jalanan Akan Digusur
Rabu, 22 Agustus 2007 | 10:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekolah Darurat Kartini di kolong jembatan Pademangan akan digusur karena dianggap menyalahi aturan Pemerintah Kota DKI Jakarta. Pengelola diberi tenggat waktu hingga Kamis besok untuk mengosongkan sekolah tersebut.
Karena itu, pasangan ibu kembar Sri Rosiati dan Sri Irianingsih yang menjadi pengajar anak-anak jalanan berencana mengadu dan meminta perlindungan DPR RI, besok.
Sebab, tiga tahun lalu Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso berjanji akan memberikan sebuah tempat untuk dijadikan sekolah. "Namun hingga kini realisasi janji tersebut belum terlaksana bahkan sekolah terancam ditutup," kata Sri Rosiati kepada Tempo, kemarin.
Ia bersama Irianingsih meraih penghargaan sebagai tokoh pendidikan dari Sekolah Pilar Indonesia kemarin. Rosiati mengaku belum menyampaikan rencana penggusuran itu kepada anak-anak didiknya. Karena mereka sebentar lagi akan mengikuti tes kejar paket. "Kami ingin konsentrasi mereka tidak pecah.”
Ia mengakui lokasi sekolah itu menyalahi aturan, dan mempersilahkan untuk ditutup. Tapi Rosiati berharap sebelum digusur ada lokasi yang baru untuk menampung anak didiknya.
Irianingsih menyebutkan, kalau diperbolehkan mereka ingin menempati gedung tua Cipta Niaga yang berlokasi didekat kolong jembatan Pademangan. “Gedungnya tua, atapnya rusak. Kami mau kok memperbaikinya dengan uang kami sendiri, kalau memang gedung itu bisa dijadikan pengganti sekolah.” ujarnya. AMANDRA MUSTIKA MEGARANI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|