Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ayah Raisya Pulang DenganTangan Hampa
Kamis, 23 Agustus 2007 | 22:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pencarian Raisya, anak-anak yang menjadi korban penculikan, yang semula sempat menemukan titik terang kembali menemui jalan buntu. Ali Said, ayah Raisya, yang Kamis (23/8) sore tadi sempat diminta seseorang yang mengaku penculik menjemput Raisya kembali ke rumah dengan tangan hampa.

Ali tiba di rumah sekitar pukul 20.30 WIB dan langsung masuk ke dalam rumah tanpa memberi komentar apapun kepada wartawan.

Penjelasan datang dari Awoed Said, kakak kanung Ali. Kepada wartawan, ia mengatakan penelpon yang bilang akan membebaskan Raisya pukul 15.00 WIB tadi ternyata tidak benar. "Setelah dicek ternyata nihil, ujarnya.

Ia menambahkan, sore tadi pihak keluarga mendapat informasi ada anak dengan ciri-ciri mirip Raisya dan pelaku penculik di kawasan Jatibening, Bekasi. Namun setelah di cek, "Ternyata bukan," kata Awoed.

Sampai pukul 21.11 WIB kabar Rasiya belum jelas. Ali Said dan istrinya, Nizmah, belum bisa dimintai keterangan. Dwi Riyanto Agustiar

Dari Arsip Majalah TEMPO
Koneksi Prabowo di Negeri Gurun  | 29 Desember 1998
Mahkamah untuk Prabowo  | 29 Desember 1998
Kasus Penculikan Tertunda  | 27 Oktober 1998
Penculikan Segera Dimahmilkan  | 20 Oktober 1998
Peristiwa | 20 Desember 2004
Presiden, Bebaskan Anak Kami  | 04 Mei 1999
Mawar Dijerat, Komandan Lolos  | 13 April 1999
"Abdurrahman Wahid Harus Diperiksa"  | 23 Maret 1999
Perjalanan Panjang Ferry Santoro  | 17 Mei 2004
Agar Kecemasan Tak Menjadi Fobia  | 06 Oktober 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Guru SD Diduga Jadi Korban Penculikan
Polisi Kejar Penculik ke Filipina
Polisi Selidiki Penculikan Istri Pengusaha
Pengacara Esfandiari Tak Bisa Tembus Tahanan Iran
Anak Pengacara Diculik
Motif Penculik Mahasiswi Bukan Dendam
Polisi Membekuk Tiga Penculik Mahasiswi
Polisi Buru Empat Penculik Adrians
Bocah SD Diculik Bekas Sopirnya
Kejaksaan Tidak Bisa Main Terobos dalam Penegakan HAM
> selengkapnya...

Referensi

Ibu Kota Penculikan

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106197 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data