|
Presiden Minta Penculik Pulangkan Raisya
Kamis, 23 Agustus 2007 | 22:55 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan imbauan dan seruan pada siapapun yang membawa Riasyah untuk mengembalikan pada kedua orangtuanya. Presiden mengeluarkan pernyataan ini setelah delapan hari bocah lima tahun itu hilang diculik.
"Pada kesempatan ini, saya menghimbau dan meminta dengan sangat pada siapapun yang membawa Raisya (agar) mengembalikan dengan selamat pada orangtua maupun tempat lain yang aman, yang Raisya bisa kembali kepada keluaraganya," kata Presden di Istana Negara (23/8) malam.
Presiden berharap, Raisya dikembalikan ke orangutanya dalam waktu yang tidak terlalu lama. Jika penculik tak bisa mengembalikan langsung ke orangutanya, Presdien meminta penculik menyerahkan Raisya di suatu tempat, atau menghubungi pemerintah, dalam hal ini Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Mutia Hatta. "Kami akan melindungi yang bersangkutan (penculik)."
Menurut Presidien, jika ada masalah pribadi antara penculik Raisya dan orang tuanya, sebaiknya diselesaikan dengan baik tanpa membawa Raisya. "Kita bisa bayangkan, kesedihan Raisya dan orangtuanya," ujar Presiden.
Presdien menyampaikan seruannya didampingi Mutia Hatta dan Menteri Agama Maftuh Basuni, serta Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng. Dalam kesempatan itu, Presiden juga mempersilakan bila penculik hendak menyerahkan Raisya lewat pemerintah agar menghubungi nomor telepon Mutia Hatta. Nomor telepon yang dapat dihubungi adalah 0812 108 8253.
Imbauan Presiden ini disampikan secara mendadak hari ini. Tidak ada jadwal acara untuk memberikan keterangan pers mengenai penculikan Raisya. Setelah menghadiri sidang paripurna Dewan Perwakilan Daerah, Presiden bertemu dengan Direktur Eksekutif Global Fund dan Konferensi Wali Gereja Indonesia.
Pada sore hati Presiden sempat bermain golf. Baru pada pukul 19.00 WIB, Humas Skeretaris Negara memberitahukan Presdien akan memberi keterangan pada pukul 21.00 WIB. Sutarto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|