Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Buruh Bantah Radikalisme Hambat Investasi
Senin, 27 Agustus 2007 | 17:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia, Rekson Silaban membantah tudingan Wakil Presiden Jusuf Kalla bahwa radikalisme buruh menjadi penghambat investasi.

“Seharusnya jangan faktor itu yang dilihat. Radikalisme itu kan ada penyebabnya,” kata dia di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional Pengawas Ketenagakerjaan, di Jakarta, Senin.

Sebelumnya, dalam pidato pembukaan Kalla mengatakan, masalah utama bidang ketenagakerjaan di Indonesia adalah adanya persepsi radikalisme oleh buruh dan pekerja. Menurut dia, masalah persepsi radikalisme tenaga kerja tersebut membuat para pengusaha takut untuk berinvestasi. Kalla mencontohkan ada masalah sedikit saja pekerja dan buruh akan langsung berdemo dan melakukan tindakan anarkis.

Menurut Rekson, salah satu penyebab radikalisme buruh karena fungsi pemerintah sebagai pengawas ketenagakerjaan tidak pernah berfungsi. Hal itu karena kurangnya tenaga pengawas ketenagakerjaan. “Pengawasan tidak terjadi, mediasi tidak terjadi, penyidikan tidak terjadi. Penyimpangan dari pengusaha semakin banyak sehingga buruh menjadi radikal,” katanya. Ninin Damayanti


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106340 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Partai Lolos Verifikasi Tak Punya Pengurus
Komandan Pasmar-1 Diganti Surabaya
Banjarmasin Kembali Langka Premium
Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data