Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bea Cukai Minta Jalur Tikus FTZ Ditertibkan
Selasa, 28 Agustus 2007 | 12:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Jenderal Bea Cukai Anwar Suprijadi mengatakan saat ini banyak pelabuhan tak resmi di wilayah Batam, Bintan, dan Karimun. Padahal, wilayah ini akan dijadikan free trade zone atau kawasan perdagangan bebas.

"Tidak semua pelabuhan bisa dimasukkan dalam bagian FTZ. Di luar yang resmi, saya anggap penyelundupan," kata Anwar, Senin malam, sebelum mengikuti rapat Panitia Anggaran DPR.

Berapa "jalur tikus" yang terdata, Anwar tak memastikan jumlahnya. Dia hanya berharap jalur itu ditertibkan, termasuk oleh Pemerintah Daerah setempat.

Terkait penerapan FTZ, Direktorat Jenderal Bea Cukai mengajukan rancangan peraturan pemerintah soal pelabuhan-pelabuhan resmi di wilayah Batam-Bintan-Karimun kepada Menteri Keuangan pekan lalu.

Anwar menuturkan, penentuan pelabuhan resmi di kawasan FTZ untuk mengatisipasi tak terpantaunya barang masuk. "Kalau semua impor lewat Tanjung Priok beralih ke Batam kan kacau negara ini," ujarnya.

Berapa potential loss yang akan muncul, Anwar mengaku belum menghitungnya.

Peraturan pemerintah, Anwar melanjutkan, juga akan mengatur operasional bea cukai dalam FTZ. Barang yang keluar dari Batam akan dinyatakan sebagai barang impor dan dinyatakan bea masuk. "Ini supaya barang dalam negeri dilindungi," cetusnya.

AGOENG WIJAYA


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106389 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data