Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Mardiyanto: Banyak Kandidat yang Lebih Baik
Selasa, 28 Agustus 2007 | 12:27 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang:Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto, yang disebut sebagai kandidat kuat pengganti Menteri Dalam Negeri M. Ma'ruf, mengakui banyak kandidat lain yang lebih di jabatan tersebut. "Banyak yang punya kompetensi tinggi, saya sangat hormat pada mereka," kata Mardiyanto di Semarang, Selasa, (28/8).

Mardiyanto tak menjelaskan siapa kandidat lain itu. Selain Mardiyanto, kandidat yang disebut calon pengisi kursi Ma'ruf, Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Siti Nurbaya, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, dan Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional M. Yasin.

Mardiyanto mengatakan menerima keputusan Presiden terkait dengan pengganti Muhammad Ma'ruf, yang sakit. "Siapa yang akan tampil saya serahkan saja," kata dia.

Menurut Mardiyanto, semua kandidat berpeluang sama. Yang jelas, kata dia, siapapun Manteri Dalam Negeri maka sudah banyak tugas dan pekerjaan menunggu.

Mardiyanto mengatakan, Presiden akan memilih pambantu terbaik dengan pertimbangan matang. "Tangan dan mata Presiden sangat banyak," katanya.

Namun, kata Lulusan Akabri 1970 ini, jika Presiden meminta maka dirinya siap. "Tidak ada kata lain, selain untuk bangsa dan negara," kata Mardiyanto mantap.

Mardiyanto menganggap dirinya tidak berangan duduk di jabatan menteri. Selain itu, kata dia, "Saya juga tidak pernah mengemis jabatan."

Mardiyanto membatah dirinya terlibat kasus korupsi pembelian mobil pemadam kebakaran. Kemarin seratusan mahasiswa menolak Mardiyanto sebagai Menteri Dalam Negeri Senin. Menurut dia, tuduhan korupsi Anggaran Perbelanjaan dan Belanja Daerah 2003 sangat tidak berdasar. "Laporan APBD sudah diperiksa BPK. Hasilnya tidak ada masalah, itu sudah clear semua," kata dia.

Mengenai kedatangan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Mardinyato mengaku pernah dipanggil penegak hukum. "Tapi hanya klarifikasi," kata Mardiyanto. Ia tak mau menanggapi tuduhan korupsi itu. "Saya tidak akan comment itu," katanya.


Rofiuddin


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106391 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Rencana Penyemayaman Jenazah Sumiarsih Batal
Polisi Sisir Kamar Mayat RSU Soetomo
Ryan dan Ariel Pernah Satu Tempat Kos
Menkum HAM Perbanyak Pemberian Remisi Narapidana
Tentara Siap Amankan Perbatasan RI – Timor Leste

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data